SURABAYA - Nasib Gresik United harus ditentukan sampai akhir pertandingan Grup D. Entah akan terdegradasi ke Liga 4, masuk play-off degradasi, ataupun bertahan di Liga Nusantara 2025/26. Hasil ini didapat setelah sabtu (17/1) sore hanya bermain imbang tanpa gol melawan Persiba Bantul di Lapangan Thor, Surabaya.
Pelatih Gresik United Andik Ardiansyah menerangkan hasil imbang memang membuat anak asuhnya masih belum aman dari ancaman degradasi. Harus berjuang hingga akhir yang menyisakan dua kali pertandingan. Yakni melawan Persebata Lembata (21/1) dan Perseden Denpasar (25/1).
"Kami sudah tahu apa yang jadi kelebihan dan kekurangan tim ini. Kami akan maksimalkan yang ada," paparnya. Andik menjelaskan sebenarnya cukup puas dengan penampilan anak asuhnya kemarin sore. "Hanya memang sentuhan akhir kami belum maksimal," tambahnya.
Pria asli Gresik itu menegaskan akan memaksimalkan waktu yang ada untuk mempersiapkan diri dengan baik. Salah satunya adalah mempersiapkan aspek psikologi pemain. "Karena mayoritas kami pemain muda. Jadi kami akan lakukan sesuatu di luar persiapan taktikal di lapangan," tuturnya.