SURABAYA - Jurang degradasi makin lebar menganga di depan Waanal Brothers FC. Senin (12/1) sore, Yanto Basna harus kembali menelan kekalahan ke-8 di Grup D Liga Nusantara. Kalah dengan skor 1-2 melawan Gresik United di Lapangan Pasiran, Surabaya.
Targetkan tiga poin, Waanal Brothers sebenarnya unggul lebih dulu. Yakni melalui gol Andryansyah menit ke-17. Sayangnya, di babak kedua permainan Waanal Brothers FC yang menurun dimanfaatkan oleh Laskar Joko Samudro. Gresik United berhasil membalas dengan dua gol melalui Wahyu Agung menit ke-46 dan Dian Ardiansyah menit ke-85.
Kekalahan ini membuat Waanal Brothers FC kian terdampar di dasar klasemen Grup D Liga Nusantara. Pelatih Waanal Brothers Sahala Marudut Tigor menerangkan situasi makin sulit bagi timnya. "Peluang kami bertahan di Liga Nusantara makin tipis," jelasnya.
Kekalahan tersebut tidak lepas dari turunnya intensitas bermain anak asuhnya di babak kedua. Menurutnya, permainan Waanal Brothers FC tidak berkembang. "Itu yang membuat kami akhirnya kebobolan dua gol," katanya.
Meskipun peluang bertahan sangat tipis, Sahala menegaskan Waanal Brothers FC tetap akan berusaha keras. Akan memanfaatkan sedikit peluang untuk bisa bertahan. "Semoga kami bisa menyelesaikan tiga pertandingan terakhir dengan happy ending," harapnya.