MALANG - Pekan ke-19 BRI Super League 2025/26 menjadi cerita sendiri untuk Hansamu Yama Pranata. Dia mengawali petualangan barunya bersama Arema FC dengan cara yang nyaris sempurna.
Setelah dilepas Persija Jakarta sebagai pemain pinjaman, dia langsung mencatatkan namanya di papan skor pada debutnya bersama Arema FC melawan Persijap Jepara, Senin (2/2) lalu.
Bermain di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, dia langsung menjadi starter dan menjawab kepercayaan pelatih dengan gol tunggal yang memastikan tiga poin.
Meski tampil sebagai penentu kemenangan, mantan pemain Persebaya Surabaya itu memilih bersikap rendah hati. Dia tidak menempatkan dirinya sebagai pahlawan tim, melainkan memandang laga tersebut sebagai langkah awal untuk kembali mendapatkan menit bermain reguler.
“Saya tidak memikirkan gol. Yang terpenting bagi saya dapat kesempatan main,” kata Hansamu Yama.
Kesempatan itu memang menjadi hal yang langka baginya di putaran pertama bersama Persija lalu. Dimana dalam putaran pertama hanya bermain empat laga sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir.
Sebab ketatnya persaingan di lini belakang Macan Kemayoran, dengan kehadiran bek-bek mapan seperti Thales Lira, Rizky Ridho, dan Jordi Amat, membuat peluangnya semakin terbatas.
Kini performa solid pada laga perdananya membuat Hansamu diprediksi langsung menarik perhatian pelatih Arema, Marcos Santos. Bahkan tidak ragu memberikan kepercayaan penuh meski baru dua kali mengikuti sesi latihan bersama tim sebelum laga.
Di usia yang tidak lagi muda bagi pesepak bola profesional, Hansamu justru menunjukkan bahwa dirinya masih memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi.
Ketika banyak pemain memasuki usia kepala tiga mulai mengalami penurunan performa, dia menjadikan masa peminjaman ini sebagai panggung pembuktian.
“Saya ingin membantu Arema di setiap pertandingan. Karena itu sudah jadi tugas kami,” pungkas Hansamu.