KEDIRI - Jon Toral belum genap dua bulan merumput di Indonesia. Namun eks gelandang Arsenal ini punya kesan cukup mendalam membela Persik Kediri di BRI Super League 2025/26.
Mantan penggawa Timnas Spanyol U17 ini diboyong Macan Putih dari klub Super League India, Mumbai City, pada bursa transfer putaran kedua musim ini. Jon Toral telah tampil sebanyak delapan pertandingan.
Selama itu pula, Jon Toral merasakan banyak suka duka. Debutnya berakhir pahit. Dia hanya bermain selama delapan menit saat Persik dihajar Malut United FC 0-4 pada pekan ke-18 di Stadion Gelora Kie Raha Ternate, 24 Januari 2026.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina memang sengaja tak memainkan Jon Toral lama. Karena dia dalam proses adaptasi dengan cuaca di Indonesia. Perlakuan sama diberikan kepada Adrian Luna dan Ernesto Gomez yang baru bergabung dengan skuat Persik.
Setelah kekalahan telak itu, lambat laun gelandang berusia 31 tahun itu mulai mendapat jatah tampil lebih banyak di laga berikutnya. Bahkan Jon Toral jadi andalan lini tengah Persik Kediri. Terutama di area ofensif sesuai karakter Jon Toral sebagai gelandang serang.
Dari semua partai yang telah dilakoninya, Jon Toral telah menikmati dinamika saat Persik meraih tiga kekalahan, sekali imbang, dan empat kekalahan.
"Dua bulan telah menjadi bagian keluarga ini. Kami bersama-sama menikmati kemenangan, kekalahan, perayaan, dan kekecewaan. Tapi saya bangga bisa jadi bagian semua pengalaman itu," kata Jon Toral.
Pengalaman Jon Toral yang pernah dididik di Akademi La Masia Barcelona dan bermain di beberapa klub Eropa jadi nilai plus bagi Persik. Dia telah mencetak dua gol dan dua assist untuk klub asal Kota Kediri ini.
Jon Toral juga merasa nyaman di Persik Kediri. Karena di tim ini ada kompatriotnya asal Spanyol. Selain pelatih Marcos Reina, sosok lainya adalah bek Chechu Meneses, Imanol Garcia, Ernesto Gomez, dan Jose Enrique.
Hingga pekan ke-25 lalu, Persik Kediri masih menempati peringkat ke-12 klasemen sementara dengan koleksi 29 poin. Jon Toral dkk. masih punya sembilan pertandingan lagi untuk memperbaiki peringkat di akhir musim ini.
"Ini pengalaman yang penuh atmosfer baik. Antusiasme dan frustrasi, yang jadi perjalanan indah dalam hidup ini. Mari kita bekerja bersama untuk menjadi lebih besar dan baik lagi hingga akhir musim ini," ucapnya.