Riekerink: Kami Kehilangan Dua Poin karena Kesalahan Sendiri

Riekerink: Kami Kehilangan Dua Poin karena Kesalahan Sendiri

21 April 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 DEWA UNITED BANTEN FC

SERANG – Dewa United Banten FC harus puas berbagi angka dengan pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung, dalam laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/26. Bertanding di Banten International Stadium, Senin (20/4), laga berakhir dengan skor imbang 2-2 setelah drama bangkitnya tim tamu di menit-menit akhir.

Anak asuh Jan Olde Riekerink sebenarnya tampil dominan dan unggul dua gol lebih dulu melalui Alex Martins Ferreira (24’) serta Ricky Kambuaya (61’). Namun, keunggulan tersebut sirna di 15 menit terakhir lewat penalti Thom Haye (77’) dan sundulan Andrew Jung (86’).

Menanggapi hasil tersebut, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengaku memiliki perasaan campur aduk. Meski tidak kalah dalam dua laga berat melawan Malut United FC dan Persib, ia merasa timnya bisa mendapatkan hasil yang lebih sempurna.

"Laga tandang lawan Malut United dan kandang lawan Persib, kami dapat empat poin. Itu hasil yang tidak buruk, tapi menurut saya seharusnya kita bisa dapat enam poin," ujar pelatih asal Belanda tersebut dalam sesi konferensi pers usai laga.

Riekerink menyoroti bagaimana timnya gagal mengantisipasi strategi bola panjang Persib di pengujung laga. Menurutnya, kegagalan pemain dalam menjalankan instruksi spesifik mengenai cara bertahan menjadi penyebab lahirnya gol balasan lawan.

"Para pemain bisa belajar bahwa jika saya mencoba mengajarkan sesuatu, mereka harus melakukannya. Hal-hal yang salah tadi murni berkaitan dengan kekuatan Persib Bandung yang mengandalkan bola-bola panjang ke depan gawang," jelasnya.

Ia sangat menyayangkan terjadinya gol penalti yang menjadi titik balik bagi Maung Bandung. Padahal, secara komposisi, Banten Warriors sudah menempatkan pertahanan yang cukup rapat.

"Itulah alasan kita terkena penalti. Kita harus berkomunikasi satu sama lain. Padahal kita punya tiga bek tengah dan bermain man marking. Tapi kita kehilangan dua poin karena kesalahan sendiri," tambahnya dengan nada menyesal.

Meski kecewa kehilangan kemenangan yang sudah di depan mata, Riekerink tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan mentalitas dan sikap anak asuhnya selama masa persiapan.

"Di sisi lain, kita juga memenangkan satu poin karena mereka (Persib) adalah tim yang fantastis. Saya pikir kami punya kelompok pemain yang luar biasa jika melihat cara kami bersiap dan sikap mereka saat latihan. Tapi kami masih melakukan kesalahan yang tidak perlu. Itu tidak sengaja, tapi tetap terjadi," pungkas mantan pelatih Galatasaray tersebut.