Sinyal Bahaya Laskar Sambernyawa Semakin Menyala

Sinyal Bahaya Laskar Sambernyawa Semakin Menyala

3 Mei 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PERSIS SOLO

SEMARANG – Persis Solo menelan kekalahan dengan skor mencolok 2-5 pada laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/26. Usai berlaga dengan status tandang melawan Malut United FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (2/5) malam, sinyal bahaya untuk Laskar Sambernyawa semakin menyala.

Sebenarnya, Persis mampu unggul lebih dulu lewat Bruno Gomes di menit ke-15. Namun sayangnya kemudian Persis lengah dan membuat Malut United berhasil bangkit dan berbalik unggul lewat tiga gol striker andalannya, David Da Silva di menit ke-19, 40 dan 45+2.

Pada babak kedua, Malut United makin merajalela dan berhasil memperlebar skor lewat dua gol Nilson Junior di menit 50 dan Yakob Sayuri pada menit ke-69. Akhirnya Persis sempat memperkecil skor lewat satu gol dari Arkhan Kaka di menit ke-78. 

Gagal menambah poin, membuat Persis kini masih mengoleksi 27 poin dan ada di peringkat ke-16 alias tiga terbawah. Ini berarti Persis masih ada di zona merah.

Dengan hanya tersisa tiga pertandingan lagi, menjadi tantangan yang tak mudah bagi anak asuhan pelatih Milomir Seslija untuk dapat menyapu bersih kemenangan di laga tersisa. Dan posisi serta nasib Persis di akhir musim nanti, tentunya juga sangat mungkin dipengaruhi oleh hasil tim kompetitor lainnya di papan bawah.

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija mengaku kecewa dengan hasil akhir pertandingan ini. Menurutnya, Persis sebenarnya mengawali laga dengan cukup baik. Hanya saja, konsentrasi para pemain menurun setelah tim lawan mampu membalikkan kedudukan.

“Terlepas dari masalah teknis seperti hujan, kita sebenarnya memulai laga dengan cukup baik. Kita bahkan mencuri keunggulan tapi kita tadi cukup ceroboh di lini pertahanan dengan membiarkan ada beberapa kesempatan lawan,” kata Milomir Seslija.

Pelatih yang akrab disapa Milo juga menambahkan bahwa banyak kesalahan yang dilakukan para pemainnya. Terutama saat mengantisipasi set piece yang dilakukan oleh Malut United. 

“Kita kebobolan empat gol dari tendangan sudut dan kita melakukan reaksi yang salah untuk bisa merespons dan hanya menghasilkan dua gol dari kesempatan yang tidak terlalu banyak. Dan setelah gol dari Malut United, mungkin ada merasa mental pemain turun,” dia menjelaskan. 

Milo memastikan kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi Persis. Evaluasi dipastikan akan segera dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi sisa laga.  “Kekalahan ini akan menjadi pelajaran penting, kami akan melakukan perbaikan,” dia menegaskan.