Tavares Pilih Jaga Kondisi Pemain Demi Hindari Cedera

Tavares Pilih Jaga Kondisi Pemain Demi Hindari Cedera

12 Juli 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PERSEBAYA SURABAYA

SURABAYA - Persebaya Surabaya sudah memulai atihan perdana menyambut musim baru 2026/27 pada Sabtu (11/7) sore lalu. Berkumpulnya seluruh anggota tim tidak hanya menjadi awal pembentukan skuat baru, tetapi juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi tim pelatih.

Sejumlah pemain asing yang baru tiba di Surabaya masih beradaptasi dengan perbedaan waktu sehingga belum berada dalam kondisi ideal untuk menjalani latihan dengan intensitas tinggi.

Pelatih kepala Persebaya, Bernardo Tavares memilih mengambil langkah hati-hati agar kondisi tersebut tidak berujung pada cedera.

"Yang saya rasakan adalah banyak pemain yang memiliki masalah dengan jetlag, sehingga mereka tidak tidur dengan nyenyak. Jadi kami juga mengalami kesulitan ini karena kami tidak bisa menuntut terlalu banyak dari mereka di tempat latihan," tutur pelatih asal Portugal itu.

Dia menegaskan bahwa memaksakan pemain berlatih maksimal saat tubuh belum pulih hanya akan meningkatkan risiko cedera. Karena itu, tim pelatih memilih menyesuaikan intensitas latihan dengan kondisi masing-masing pemain.

"Jika mereka tidak tidur nyenyak lalu mereka memberikan 100% saat latihan kemungkinan bisa cedera tinggi. Jadi kami perlu memperhatikan hal ini," kata Bernardo Tavares.

"Beberapa pemain mengakhiri musim lalu dengan beberapa masalah cedera, jadi kami mencoba mengevaluasi dengan departemen medis kami tentang situasi ini," imbuhnya.

Apalagi Persebaya sendiri akan menjalani jadwal yang padat, dimulai dari Anniversary Game melawan PSIS Semarang sebelum berlaga di tunamen pra musim.

Bagi Tavares, keberhasilan pra musim bukan hanya soal meningkatkan kebugaran atau mematangkan strategi. Ia ingin memastikan seluruh pemain dapat memasuki kompetisi dalam kondisi sehat.

"Jadi semua elemen ini perlu kita kelola dengan baik karena target kita juga adalah pada pra musim kita tidak ada pemain cedera dalam latihan," pungkasnya.