Van Gastel Senang PSIM Akhirnya Kembali ke Jalur Kemenangan

Van Gastel Senang PSIM Akhirnya Kembali ke Jalur Kemenangan

11 Mei 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PSIM YOGYAKARTA

BANTUL – Hasrat PSIM Yogyakarta untuk dapat mengulangi hasil manis atas Malut United FC seperti di laga putaran pertama lalu akhirnya terwujud. Berlaga di pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/5) malam, Laskar Mataram mampu menang dengan skor 2-0.

Dua gol kemenangan PSIM dicetak lewat tendangan penalti Ze Valente menit 45+13 dan gol tendangan keras di dalam kotak penalti Andy Irfan menit 90+5. Skor kemenangan kali ini juga sama dengan hasil di putaran pertama lalu saat PSIM unggul dua gol tanpa balas atas Malut United pada laga pekan ke-4 silam saat laga digelar di Ternate.

Dan kemenangan pada laga pekan ke-32 ini terasa cukup spesial bagi PSIM karena di delapan laga beruntun sebelumnya, tak mampu mencatat kemenangan. Dari delapan laga itu, PSIM hanya mampu mencatat tiga hasil imbang dan lima kekalahan.

Usai laga, pelatih PSIM Yogyakarta, Jean Paul Van Gastel mengatakan hasil ini layak didapatkan karena kerja keras para pemainnya. Namun dia juga tetap mencatat evaluasi yang selalu berulang di musim ini.

“Kami bisa bermain cukup bagus di laga kali ini, tetapi kemudian kembali selalu kesulitan di final third. Banyak keputusan salah yang dilakukan. Tapi menurut saya, kami pantas untuk untuk mendapatkan kemenangan ini,” kata Jean Paul Van Gastel.

Lawan yang bermain dengan 10 orang setelah Wbeymar Angulo diganjar kartu merah oleh wasit di menit 45+11 disebut pelatih asal Belanda itu cukup memberikan kemudahan bagi PSIM.

“Saat lawan bermain dengan 10 orang, permainan menjadi lebih mudah, meskipun kami tidak menciptakan banyak peluang,” ucap Van Gastel lagi.

Menanggapi kembalinya PSIM ke jalur kemenangan setelah di delapan laga beruntun gagal, Van Gastel menyebut mestinya kemenangan sudah bisa dikantongi di beberapa laga sebelumnya.  

Van Gastel juga mengungkapkan kemenangan kali ini terasa spesial karena sudah lama dinantikan oleh Laskar Mataram. Dia menilai para pemain sebenarnya layak meraih kemenangan sejak beberapa pertandingan sebelumnya.

Namun memang Van Gastel lagi-lagi mencatat masalah pada penyelesaian akhir. “Saya sudah terus melatih masalah ini di setiap kesempatan. Harapannya pada suatu saat mereka menyadari apa solusinya dan bagaimana cara melakukannya (dengan baik saat pertandingan),” dia menegaskan.

Yang pasti, dia juga menyebut target PSIM musim ini untuk dapat bertahan di kasta tertinggi sudah terpenuhi. “Target untuk tidak terdegradasi sudah bisa kita penuhi. Tapi saya selalu ingin lebih dan berharap mentalitas ini bisa juga tertanam di pemain,” pungkasnya.