Sabet Gelar Top Skor Tanpa Penalti, Striker Persiku U19 Bangga

Sabet Gelar Top Skor Tanpa Penalti, Striker Persiku U19 Bangga

16 Mei 2026

EPA CHAMPIONSHIP U19 2026 PERSIKU KUDUS U19

BEKASI — Kendati gagal membawa timnya merengkuh trofi juara Elite Pro Academy (EPA) Championship U19, penyerang tajam Persiku Kudus U19, Muhammad Bagus Pradana, sukses menorehkan prestasi individu yang mentereng. Bagus resmi dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak (Top Scorer) dalam turnamen tersebut.

Langkah Persiku U19 untuk mengawinkan gelar juara harus kandas setelah takluk dengan skor ketat 3-2 dari Sumsel United U19 pada partai final yang digelar di Lapangan Akademi Garudayaksa, Bekasi, Sabtu (16/5). Meski demikian, ketajaman Bagus di sepanjang kompetisi patut diacungi jempol. Bomber andalan Macan Muria Muda ini sukses mengemas total 9 gol hanya dari 10 pertandingan yang dilakoninya. Istimewanya, seluruh gol tersebut lahir dari skema open play tanpa satu pun dari titik putih (penalti).

Ditemui seusai laga, Bagus mengaku terkejut dengan pencapaian individu yang diraihnya. Ia menegaskan bahwa trofi sepatu emas ini bukan semata-mata karena kehebatannya sendiri, melainkan hasil kerja keras kolektif seluruh anggota tim.

"Alhamdulillah, juga saya kaget. Untuk mengejar gol ini semua bukan karena saya sendiri, ini karena tim dan semua kepelatihan untuk bisa mendapatkan (penghargaan) seperti ini," ujar Bagus dengan penuh rasa syukur.

Mencetak 9 gol dari 10 laga di kompetisi usia muda merupakan catatan yang impresif, terlebih raihan tersebut bersih dari gol penalti. Saat ditanya mengenai rahasia ketajamannya di lini depan, Bagus menyebut chemistry dan komunikasi yang solid menjadi kunci utama.

"Iya, (9 gol) tanpa penalti. Rahasianya lebih kompak sama tim, saling berkomunikasi dengan baik di lapangan," jelasnya.

Berkat performa impresif dan insting golnya yang tinggi, nama Muhammad Bagus Pradana kini mulai menarik perhatian level nasional. Ia pun tidak menampik bahwa dirinya sudah masuk dalam radar pantauan tim pemandu bakat (scouting) untuk keperluan tim nasional usia muda Indonesia.

Bagus menyatakan kesiapannya jika kelak mendapat panggilan resmi untuk mengenakan jersi Merah Putih.

"Insyaallah kalau ada kesempatan insyaallah (siap masuk timnas). Kemarin sudah ada (scouting yang memantau dari PSSI/timnas)," pungkas Bagus dengan optimistis.